Part 6
The relationship
Selanjutnya , aku akan membahas sejauh mana hubunganku dengan para pegawai 3DTech dan pegawai DS.
Pertama-tama, bang Hol, alias Untung. Ia seorang wisudawan UNIKOM, tempatku kuliah, dan juga ia mantan teman se-kos. Dulu, dia lah orang pertama yang memiliki komputer dikos-an, setelah aku akrab dengannya, kamarnya menjadi tempat kami nonton film2 VCD beramai-ramai. Ya si Daniel, si Erick teman sekamarku, bang Alex, atau teman gereja nya bang Hol yang suka dating bertandang. Waktu itu, terasa sekali momen yang berharga, menikmati suguhan film bersama-sama^^
Tak lama, setelah aku akrab dengan Cipta, aku jadi lebih sering menonton film dikamarnya, apalagi setelah ia punya komputer dan sering meminjam film(mania film, seperti aku^^). Sebagai impact-nya, Cipta sering memintaku untuk memijati badannya. Dari sinilah aku jadi memiliki keahlian lain^^
Bang Hol orangnya suka berbagi, baik makanan, maupun minuman. Bagi aku yang sesame anak kos, ini merupakan ‘peluang’ yang tidak boleh dilewatkan, jadi ku manfaatkan sebaik mungkin kebaikannya^^ hehe..
Semenjak pindah kos, (kami semua memutuskan untuk pindah kos-an setelah terlibat masalah dengan si empunya, seorang janda suku Batak yang SANGAT2 pelit-_-) baik aku maupun bang Hol jarang meluangkan waktu nonton bersama lagi, atau untuk sekedar berkumpul bersama. Semuanya punya kehidupan masing2.. apalagi ia telah wisuda dan telah bekerja(bekerja di 3DTech, di Dewisartika). Untungnya komunikasi tak PUTUS, suka ber-sms ria, walhasil, hubungan ini masih terus berlanjut.
Disuatu malam, ia datang ke kos ku yang sekarang, dan menanyaiku apakah aku bisa foto. Dari situlah awal mula aku bisa bekerja sebagai fotografer freelance. Terima kasih bang hol!
Surya, orang kedua yang menemaniku bekerja di stand foto, di hari pertamaku.
Awalnya, kekakuan sangat terlihat jelas diantara kami berdua. Seiring dengan berjalannya waktu, hubungan pun makin bertambah. Surya, ternyata suka bercanda juga, suka humor dan ketawa bersama, tapi ia akan marah-tapi-dengan ekspresi-yang-sama sekali-seperti-tidak sedang marah!^^, saat aku jahili untuk lebih dari lima kali. Ia tipe cowok lemah lembut, tidak ada sediktipun sifat menakutkan, marah, dari nya, mungkin itu sebabnya ia sering diganggu oleh para ‘wanita malam’ di halte tempat ia menunggu angkot, pulang kerja dari DS, saat di-drop oleh pak Jhon dikawasan sekitar Kota Kembang.(cerita pak Jhon)
Aku paling suka mengerjai dia, apalagi saat makan. Bahkan sering kali ku foto^^
Surya, teman yang bisa buat tertawa oleh wajah jenaka polosnya^^ hahhaahhaa..
Irma, cewek satu ini sebelumnya bekerja di “Three Color”, studio foto tepat sebelah took(cabang) 3DTech, dilantai 2 BSM, tapi kemudian pak Jhon angkat sebagai pegawai saat menerima kerjasama dengan DS.
Cewek dengan tinggi sedang ini, awalnya tidak ku kenal dengan baik, siapa sih dia, begitu pikir ku saat hari2 pertama kerja. Karena yang menjadi bendahara sebelumnya mbak Evi. Setelah cukup mengenalnya, aku suka menjahilinya, apalagi pakaian sehari-harinya kaos ketat. Dan setiap kali aku berjalan dibelakangnya, entah mengambil minum, atau apa, entah kenapa mata ku ini selalu tertuju ke celana dalamnya yang kelihatan. Waduh!! Sebagai imbasnya, aku sering sekali memasukkan kertas kedalamnya, setelah sebelumnya aku memperingati dia mengenai cara ia berpakaian(memilih dan memakai pakaian), termasuk celana dalamnya yang kelihatan. Bahkan setelah aku sering memasukkan kertas pun , ia tetap tidak berubah. Dasar cewek..
Lama2 bosan juga lihat hal tidak senonoh seperti itu, dan aku pun tidak lagi menggubrisnya.
Terahir, ku sadari kalau ia menaruh hati terhadapku. Waktu itu, kupikir itu hanya perasaan ku saja. Seiring dengan seringnya ku perhatikan, ternyata nggak salah. Waduh!! Buru2 ku hapus bayangan berpacaran dengannya dari benak ku. Apalagi bang Hol yang juga mengetahui hal itu, suka menggodaku.
Pantesan doi ngotot minta difoto, tiap hari.. oalaa..
Yuli, pegawai yang asli 3DTech-BSM lantai 2, ini teman ngerumpi nya si Irma. Orangnya sama berjerawatannya dengan ku. Tidak banyak yang ku tahu mengenai dirinya, karena ia lebih sering kebagian tugas jaga stand 3DTech di lantai 2 ketimbang di DS. Karakter doi cukup unik, apalagi saat suatu waktu ia minta ijin pak Jhon untuk masuk kedalam DS, untuk mendinginkan badan—begitu alasannya. Ada2 saja..
Hubunganku dengannya sebatas teman-cukup kenal-nama saja.
Tatan, dulunya ia bekerja di persawahan, dan entah bagaimana caranya pak Jhon bertemu dan memperkerjakan dia sebagai salahsatu pegawai 3DTech, bagian operasional. Awalnya aku merasa asing dipasangkan dengannya, terutama posisinya sebagai operator editing foto. Karena kerjanya lamban, dan kurang memperdulikan klien, dalam arti kata, ia jarang memperlihatkan foto2 klien dan memberi saran kepada klien mengenai foto klien, bahkan setiap kali membuka review foto klien, dia cenderung untuk cepat mengganti foto satu ke foto yang lain dengan cepat tanpa memperdulikan klien. Bekakangan ini untungnya ia berubah.
Tatan teman yang asik untuk diajak bercanda, tapi bercanda yang normal, bukan bercanda segila-ala-dimas pada umumnya. Aku merasa tersentuh oleh persahabatannya ketika waktu itu aku tengah menikmati makan siang ku, ia dengan senang hati, menemaniku makan, meninggalkan posisi nya sebagai operator. Walaupun saat sedang lowong tidak ada klien, aku SANGAT menghargai perbuatannya. Terima kasih, kawan[kata2 favoritnya menyebut seseorang, “kawan”].
Mbak Evi. Tipe wanita yang masih bersifat kekanak-kanakan dan hyper seperti aku, ini SANGAT menggemaskan, terutama setiap kali ia memintaku untuk memfoto dirinya didalam DS. Sifatnya yang kekanak-kanakan, hyper, dan centil itu, lama2 membuatku terpesona^^. Mungkin itu sebabnya aku tidak jadi menanyakan perihal uang honor dengan catatan perbedaan jumlah klien didalamnya.
Biar begitu, ternyata ia tipe wanita[aku mendiskripsikan sebutan wanita untuk cewek berumur 25an, atau berusia lebih tua dari ku] yang bisa menindas orang lain, termasuk mister Jacob, teman sekolahnya sendiri.
Pak Jhon. Sang empunya 3DTech ini merupakan seorang figur bos yang ku idamkan!! Supel, ramah, selalu memperhatikan bawahannya, dan humoris^^ aku sangat terhibur dengan sikap humornya yang sering beliau tunjukkan saat situasi yang tidak terduga. Beliau juga yang suka mengantarku pulang ke kos setiap kali bang Hol tidak kerja di DS, tapi di D S(kantor 3DTech di jalan Dewi Sartika). Beliau suka bercerita layaknya seorang ayah tengah bercerita dongeng kepada anaknya, setiap dalam perjalanan pulang mengantarku, termasuk pengalamannya sewaktu berkunjung ke Negeri Matahari Terbit, Jepang, belum lama ini.[jadi pengen^^]
Maka nya aku tak segan untuk menghormati dan menuruti perintahnya.
Ku berharap, semoga aku bisa bekerja padanya dan beliau menerima ku, kelak. Amin!
Pak Anton, adik pak Jhon, abang mbak Evi ini, bertugas sebagai pengganti pak Jhon. Tipe pria yang mudah+gampang curiga terhadap apapun/sesuatu. [mungkin itu sebabnya dia belum dapet jodoh, kali ya?!]
Aku hanya kenal sebatas itu, sebagai adik bos sekaligus juga atasan yang harus dipatuhi.
Jacob, orang yang sering ku panggil sebagai mister Jacob ini teman sekelas mbak Evi, bukan pegawai asli 3DTech, tetapi fotografer freelance tambahan dari mbak Evi. Begitu bang Hol mengetahui doi lebih muda usianya, dan bang Hol pun memaki-maki dirinya sendiri, ‘kenapa aku panggil pak, kalo gitu’, tetapi pada kenyataannya masih memanggilnya dengan sebutan pak^^
Lewat mister Jacob, aku mengamati kalau ternyata hasil foto ku lebih jelek dan pengalamanya lebih banyak, maka secara tak langsung, aku mencontoh dan belajar darinya. Ia tidak sekedar sebagai partner, tetapi juga teman berbagi, terutama ilmu fotografi.
Sekarang mengenai hubunganku dengan para pegawai DS.
Iman, si mania pemakai-kupluk dan sarung tangan tebal motor ini adalah orang pertama yang membantu ku bekerja sekaligus memandu ku dalam mencari klien. Tipe teman yang setia, dan suka memperhatikan. Ia juga sempat memberitahuku kalau ada lowongan kerja di salahsatu studio foto di BIP, tapi belum sempat ku cek dan ku ambil. Sahabat terbaik ku di DS^^
Heri, pasangan kompak Iman yang turut membantu dan mencarikan klien untukku di hari pertama kerja. Tipe cowok kalem dan tidak banyak tingkah ini, ternyata lebih berpengalaman dalam hal ‘kehidupan malam dengan para wanita malam ataupun wanita nakal’(sex), dibalik wajah kalem nya^_^ sahabat terbaik kedua ku di DS.
Ratna, atau lebih sering ku panggil dengan sebutan si ‘item’-Retno, ini cewek pertama yang ramah kepadaku, dan merupakan satu2nya cewek yang memuji atas tingkah ku yang suka bercanda, riang, humoris dan iseng. Lho?? Lewat ia, aku jadi bersyukur bahwa aku bisaberguna dan bermanfaat bagi orang lain, terutama si Ratna yang selalu terhibur oleh tingkah laku-ku tersebut, begitu katanya^^ juga merupakan cewek yang suka menggodaku setiap kali aku keluar dari DS(doi bekerja sebagai penjaga pintu penghubung antara bagian dalam DS/boks ddengan bagian luar). Serta orang yang setia memesan foto dompet^^
Makasih banyak, ya, Retno^^
Irvan, mirip dengan salahsatu anaknya pengurus/penjaga sawah nenek ini, ternyata orang Sunda asli, merupakan teman yang tidak banyak tingkah. Dan selalu mengyambut kedatanganku setiap kali datang ke DS, untuk mulai bekerja.
Daman, si cowok yang SUPER-DUPER RAJIN ini benar2 cowok tulen. Doi bertugas sebagai cleaning service, dan kerjanya sangat rajin. Bahkan pak Jhon dibuat kagum oleh sifatnya itu. Aku menyebutnya dan memanggilnya sebagai si ‘menteri kebersihan’^^ selain super rajin, doi kalem, pendiam dan benar2 bertanggungjawab penuh terhadap posisi dan pekerjaannya. Cowok rajin yang membuatku iri^^
Erni, si ‘gede’—ehem. Ini cewek kedua yang suka memesan foto dompet ini, sering sekali digodain oleh si Tatan, bahkan belakangan ini sepertinya ia menaruh hati terhadap Tatan. Tipe cewek ‘bongsor’ dengan ukuran 3H nya itu, nggak salah ku panggil begitu. Pertama-tama nya ku pikir ia mirip dengan seseorang dari masa lalu ku. Entah siapa itu.. wajahnya terasa familiar diingatan ku. Apakah ia cewek dari kehidupanku sebelumnya??
Hobinya tidur^_^
Nuri, entah orang Jawa atau asli Sunda. Dia merasa terganggu setiap kali ku panggil dengan sebutan ‘burung Nuri’, dan setiap saat itu juga, segera saja ku dendangkan lagu “burung nuri.. terbang di angkasa..” dan ia melupakan marahnya bahkan senyum^^ akibat kurang begitu akrab, doi pernah memukul cukup keras tepat di perut ku sesaat setelah aku selesai makan. Mungkin juga imbas dari sifat bercanda ku yang sering memanggilnya dengan sebutan burung Nuri.. doi tipe karakter serius, karakter yang SANGAT ku benci.
Sri, si chibi, si mungil, adalah sebutan untuk cewek satu ini. Doi cewek yang akhir2 ini sering ku goda. Dan yang PALING membuatku suka kepadanya adalah senyum polos nya! Setiap—setiap kali melihatnya aku merasa sangat SENANG^^ dan aku tak pernah melewatkan hal tersebut setiap harinya^^
Doi cewek bertubuh lemah yang gampang lelah, dan suka melamun tak jelas. Jangan salahin aku, chibi, kalau sering godain, lagian suruh siapa suka bengong..^_^
Lewat senyumannya itulah ku rasakan getar2 asmara disekujur tubuh ku.. dia kah orangnya??
Ita, si item kerudung, yang lebih suka ku panggil ‘Itai-itai’(sakit, bahasa Jepang., baginya terdengar ‘tai’—dan langsung marah) ini cewek yang paling rajin kirim sms dan miskol. Doi tipe cewek yang bisa dipercaya, dan berasal dari Suroboyo, rek!^^ nggak salah kalau ia aku tunjuk sebagai wakil dari temen2 cewek.
Gina, alias Ginava—ups!! Aku akrab dengannya ketika ada seorang pengunjung sekaligus klien foto ku yang seorang gadis manis, manisnya-tidak akan pernah-habis^^ sumpah!, ternyata bekas teman sekolahnya. Teman tempat aku menitip salam untuk Evi, temannya Gina tersebut^^ nada bicaranya persis cewek yang berasal dari luar Bandung-banget!!^^
Desti, si ‘biang’, cewek yang selalu dan sering berpose ‘menantang’ ini adalah cewek yang juga suka bermesra-mesraan dengan Iman, padahal sudah tahu Iman sudah punya pacar, ini yang sering membuat ku memfoto doi apalagi pas pose2 nantangin darinya. Ehhmm!!*o* nggak salah aku juluki si ‘biang’. Ya biang ‘ehem’, ya biang selingkuh. Usut punya usut, doi mengaku kalau mantan cowok nya persis seperti aku. Eh?? Dari sifat, tingkah laku, sampai wajah?! Edan!! Untung aku nggak jadi jatuh hati padanya, hanya karena doi sering ‘mancing’ lewat pose ‘biang’nya..
Yenny, suka minta foto, tapi selalu komentar, “ah jelek..” padahal bagiku sudah bagus, dengan wajah manisnya itu. Dan doi minta foto sampai doi merasa hasilnya bagus. Dasar, semua cewek, memang yang penuh misteri!
Tati’, clone-nya Wanarti mantan teman SD ku dulu. Gila!! Kupikir dia?! Kurang tahu banyak mengenai doi, selain jadi pasangan Sri jaga stand Nescafe.
Selain yang aku sebut, masih ada beberapa pegawai lainnya yang aku kurang tahu, karena nggak terlalu akrab. Diantaranya si Ijul, alias Ijur-si pemaksa, si aa-yang ku sangka-preman, si Ipoenk, si satpam-rese, mas Hadi-sekuriti, si teteh kerudung, si teteh bawel(yang sempat rebut perihal pesanan pas foto nya), si cewek lucu penjaga tiket masuk^^, siapa lagi ya..??
Ah ya, mbak Yana. Bendahara DS yang suka mengantarkan porsi makan sore, yang dulunya ku pikir mbak2 yang ‘membosankan’, apalagi dulu waktu awal kerja, wajah doi SELALU cemberut, sampai saatnya pembukuan(mbak Evi setor uang pemasukan), eh, wajah doi langsung ceria, senyum(begitu menurut penuturan bang Hol). Untungya sekarang aku nggak memusingkan khal itu, dan mulai menjalin hubungan baik dengannya.
Si mbak judes-tapi-sialan-seksi”_” awalnya ku pikir doi adiknya mbak Yana, dilihat dari kelakuannya yang suka memeluk mbak Yana kapan dan dimana saja. Waduh, jangan2 lesb—ups! SELALU dan SELALU saja memakai kaos dan celana jins yang ketat untuk menutupi tubuh montoknya. Sialan!! Kalau di Jakarta, habis lu, di’mangsa’ orang.. sialan!!
The relationship
Selanjutnya , aku akan membahas sejauh mana hubunganku dengan para pegawai 3DTech dan pegawai DS.
Pertama-tama, bang Hol, alias Untung. Ia seorang wisudawan UNIKOM, tempatku kuliah, dan juga ia mantan teman se-kos. Dulu, dia lah orang pertama yang memiliki komputer dikos-an, setelah aku akrab dengannya, kamarnya menjadi tempat kami nonton film2 VCD beramai-ramai. Ya si Daniel, si Erick teman sekamarku, bang Alex, atau teman gereja nya bang Hol yang suka dating bertandang. Waktu itu, terasa sekali momen yang berharga, menikmati suguhan film bersama-sama^^
Tak lama, setelah aku akrab dengan Cipta, aku jadi lebih sering menonton film dikamarnya, apalagi setelah ia punya komputer dan sering meminjam film(mania film, seperti aku^^). Sebagai impact-nya, Cipta sering memintaku untuk memijati badannya. Dari sinilah aku jadi memiliki keahlian lain^^
Bang Hol orangnya suka berbagi, baik makanan, maupun minuman. Bagi aku yang sesame anak kos, ini merupakan ‘peluang’ yang tidak boleh dilewatkan, jadi ku manfaatkan sebaik mungkin kebaikannya^^ hehe..
Semenjak pindah kos, (kami semua memutuskan untuk pindah kos-an setelah terlibat masalah dengan si empunya, seorang janda suku Batak yang SANGAT2 pelit-_-) baik aku maupun bang Hol jarang meluangkan waktu nonton bersama lagi, atau untuk sekedar berkumpul bersama. Semuanya punya kehidupan masing2.. apalagi ia telah wisuda dan telah bekerja(bekerja di 3DTech, di Dewisartika). Untungnya komunikasi tak PUTUS, suka ber-sms ria, walhasil, hubungan ini masih terus berlanjut.
Disuatu malam, ia datang ke kos ku yang sekarang, dan menanyaiku apakah aku bisa foto. Dari situlah awal mula aku bisa bekerja sebagai fotografer freelance. Terima kasih bang hol!
Surya, orang kedua yang menemaniku bekerja di stand foto, di hari pertamaku.
Awalnya, kekakuan sangat terlihat jelas diantara kami berdua. Seiring dengan berjalannya waktu, hubungan pun makin bertambah. Surya, ternyata suka bercanda juga, suka humor dan ketawa bersama, tapi ia akan marah-tapi-dengan ekspresi-yang-sama sekali-seperti-tidak sedang marah!^^, saat aku jahili untuk lebih dari lima kali. Ia tipe cowok lemah lembut, tidak ada sediktipun sifat menakutkan, marah, dari nya, mungkin itu sebabnya ia sering diganggu oleh para ‘wanita malam’ di halte tempat ia menunggu angkot, pulang kerja dari DS, saat di-drop oleh pak Jhon dikawasan sekitar Kota Kembang.(cerita pak Jhon)
Aku paling suka mengerjai dia, apalagi saat makan. Bahkan sering kali ku foto^^
Surya, teman yang bisa buat tertawa oleh wajah jenaka polosnya^^ hahhaahhaa..
Irma, cewek satu ini sebelumnya bekerja di “Three Color”, studio foto tepat sebelah took(cabang) 3DTech, dilantai 2 BSM, tapi kemudian pak Jhon angkat sebagai pegawai saat menerima kerjasama dengan DS.
Cewek dengan tinggi sedang ini, awalnya tidak ku kenal dengan baik, siapa sih dia, begitu pikir ku saat hari2 pertama kerja. Karena yang menjadi bendahara sebelumnya mbak Evi. Setelah cukup mengenalnya, aku suka menjahilinya, apalagi pakaian sehari-harinya kaos ketat. Dan setiap kali aku berjalan dibelakangnya, entah mengambil minum, atau apa, entah kenapa mata ku ini selalu tertuju ke celana dalamnya yang kelihatan. Waduh!! Sebagai imbasnya, aku sering sekali memasukkan kertas kedalamnya, setelah sebelumnya aku memperingati dia mengenai cara ia berpakaian(memilih dan memakai pakaian), termasuk celana dalamnya yang kelihatan. Bahkan setelah aku sering memasukkan kertas pun , ia tetap tidak berubah. Dasar cewek..
Lama2 bosan juga lihat hal tidak senonoh seperti itu, dan aku pun tidak lagi menggubrisnya.
Terahir, ku sadari kalau ia menaruh hati terhadapku. Waktu itu, kupikir itu hanya perasaan ku saja. Seiring dengan seringnya ku perhatikan, ternyata nggak salah. Waduh!! Buru2 ku hapus bayangan berpacaran dengannya dari benak ku. Apalagi bang Hol yang juga mengetahui hal itu, suka menggodaku.
Pantesan doi ngotot minta difoto, tiap hari.. oalaa..
Yuli, pegawai yang asli 3DTech-BSM lantai 2, ini teman ngerumpi nya si Irma. Orangnya sama berjerawatannya dengan ku. Tidak banyak yang ku tahu mengenai dirinya, karena ia lebih sering kebagian tugas jaga stand 3DTech di lantai 2 ketimbang di DS. Karakter doi cukup unik, apalagi saat suatu waktu ia minta ijin pak Jhon untuk masuk kedalam DS, untuk mendinginkan badan—begitu alasannya. Ada2 saja..
Hubunganku dengannya sebatas teman-cukup kenal-nama saja.
Tatan, dulunya ia bekerja di persawahan, dan entah bagaimana caranya pak Jhon bertemu dan memperkerjakan dia sebagai salahsatu pegawai 3DTech, bagian operasional. Awalnya aku merasa asing dipasangkan dengannya, terutama posisinya sebagai operator editing foto. Karena kerjanya lamban, dan kurang memperdulikan klien, dalam arti kata, ia jarang memperlihatkan foto2 klien dan memberi saran kepada klien mengenai foto klien, bahkan setiap kali membuka review foto klien, dia cenderung untuk cepat mengganti foto satu ke foto yang lain dengan cepat tanpa memperdulikan klien. Bekakangan ini untungnya ia berubah.
Tatan teman yang asik untuk diajak bercanda, tapi bercanda yang normal, bukan bercanda segila-ala-dimas pada umumnya. Aku merasa tersentuh oleh persahabatannya ketika waktu itu aku tengah menikmati makan siang ku, ia dengan senang hati, menemaniku makan, meninggalkan posisi nya sebagai operator. Walaupun saat sedang lowong tidak ada klien, aku SANGAT menghargai perbuatannya. Terima kasih, kawan[kata2 favoritnya menyebut seseorang, “kawan”].
Mbak Evi. Tipe wanita yang masih bersifat kekanak-kanakan dan hyper seperti aku, ini SANGAT menggemaskan, terutama setiap kali ia memintaku untuk memfoto dirinya didalam DS. Sifatnya yang kekanak-kanakan, hyper, dan centil itu, lama2 membuatku terpesona^^. Mungkin itu sebabnya aku tidak jadi menanyakan perihal uang honor dengan catatan perbedaan jumlah klien didalamnya.
Biar begitu, ternyata ia tipe wanita[aku mendiskripsikan sebutan wanita untuk cewek berumur 25an, atau berusia lebih tua dari ku] yang bisa menindas orang lain, termasuk mister Jacob, teman sekolahnya sendiri.
Pak Jhon. Sang empunya 3DTech ini merupakan seorang figur bos yang ku idamkan!! Supel, ramah, selalu memperhatikan bawahannya, dan humoris^^ aku sangat terhibur dengan sikap humornya yang sering beliau tunjukkan saat situasi yang tidak terduga. Beliau juga yang suka mengantarku pulang ke kos setiap kali bang Hol tidak kerja di DS, tapi di D S(kantor 3DTech di jalan Dewi Sartika). Beliau suka bercerita layaknya seorang ayah tengah bercerita dongeng kepada anaknya, setiap dalam perjalanan pulang mengantarku, termasuk pengalamannya sewaktu berkunjung ke Negeri Matahari Terbit, Jepang, belum lama ini.[jadi pengen^^]
Maka nya aku tak segan untuk menghormati dan menuruti perintahnya.
Ku berharap, semoga aku bisa bekerja padanya dan beliau menerima ku, kelak. Amin!
Pak Anton, adik pak Jhon, abang mbak Evi ini, bertugas sebagai pengganti pak Jhon. Tipe pria yang mudah+gampang curiga terhadap apapun/sesuatu. [mungkin itu sebabnya dia belum dapet jodoh, kali ya?!]
Aku hanya kenal sebatas itu, sebagai adik bos sekaligus juga atasan yang harus dipatuhi.
Jacob, orang yang sering ku panggil sebagai mister Jacob ini teman sekelas mbak Evi, bukan pegawai asli 3DTech, tetapi fotografer freelance tambahan dari mbak Evi. Begitu bang Hol mengetahui doi lebih muda usianya, dan bang Hol pun memaki-maki dirinya sendiri, ‘kenapa aku panggil pak, kalo gitu’, tetapi pada kenyataannya masih memanggilnya dengan sebutan pak^^
Lewat mister Jacob, aku mengamati kalau ternyata hasil foto ku lebih jelek dan pengalamanya lebih banyak, maka secara tak langsung, aku mencontoh dan belajar darinya. Ia tidak sekedar sebagai partner, tetapi juga teman berbagi, terutama ilmu fotografi.
Sekarang mengenai hubunganku dengan para pegawai DS.
Iman, si mania pemakai-kupluk dan sarung tangan tebal motor ini adalah orang pertama yang membantu ku bekerja sekaligus memandu ku dalam mencari klien. Tipe teman yang setia, dan suka memperhatikan. Ia juga sempat memberitahuku kalau ada lowongan kerja di salahsatu studio foto di BIP, tapi belum sempat ku cek dan ku ambil. Sahabat terbaik ku di DS^^
Heri, pasangan kompak Iman yang turut membantu dan mencarikan klien untukku di hari pertama kerja. Tipe cowok kalem dan tidak banyak tingkah ini, ternyata lebih berpengalaman dalam hal ‘kehidupan malam dengan para wanita malam ataupun wanita nakal’(sex), dibalik wajah kalem nya^_^ sahabat terbaik kedua ku di DS.
Ratna, atau lebih sering ku panggil dengan sebutan si ‘item’-Retno, ini cewek pertama yang ramah kepadaku, dan merupakan satu2nya cewek yang memuji atas tingkah ku yang suka bercanda, riang, humoris dan iseng. Lho?? Lewat ia, aku jadi bersyukur bahwa aku bisaberguna dan bermanfaat bagi orang lain, terutama si Ratna yang selalu terhibur oleh tingkah laku-ku tersebut, begitu katanya^^ juga merupakan cewek yang suka menggodaku setiap kali aku keluar dari DS(doi bekerja sebagai penjaga pintu penghubung antara bagian dalam DS/boks ddengan bagian luar). Serta orang yang setia memesan foto dompet^^
Makasih banyak, ya, Retno^^
Irvan, mirip dengan salahsatu anaknya pengurus/penjaga sawah nenek ini, ternyata orang Sunda asli, merupakan teman yang tidak banyak tingkah. Dan selalu mengyambut kedatanganku setiap kali datang ke DS, untuk mulai bekerja.
Daman, si cowok yang SUPER-DUPER RAJIN ini benar2 cowok tulen. Doi bertugas sebagai cleaning service, dan kerjanya sangat rajin. Bahkan pak Jhon dibuat kagum oleh sifatnya itu. Aku menyebutnya dan memanggilnya sebagai si ‘menteri kebersihan’^^ selain super rajin, doi kalem, pendiam dan benar2 bertanggungjawab penuh terhadap posisi dan pekerjaannya. Cowok rajin yang membuatku iri^^
Erni, si ‘gede’—ehem. Ini cewek kedua yang suka memesan foto dompet ini, sering sekali digodain oleh si Tatan, bahkan belakangan ini sepertinya ia menaruh hati terhadap Tatan. Tipe cewek ‘bongsor’ dengan ukuran 3H nya itu, nggak salah ku panggil begitu. Pertama-tama nya ku pikir ia mirip dengan seseorang dari masa lalu ku. Entah siapa itu.. wajahnya terasa familiar diingatan ku. Apakah ia cewek dari kehidupanku sebelumnya??
Hobinya tidur^_^
Nuri, entah orang Jawa atau asli Sunda. Dia merasa terganggu setiap kali ku panggil dengan sebutan ‘burung Nuri’, dan setiap saat itu juga, segera saja ku dendangkan lagu “burung nuri.. terbang di angkasa..” dan ia melupakan marahnya bahkan senyum^^ akibat kurang begitu akrab, doi pernah memukul cukup keras tepat di perut ku sesaat setelah aku selesai makan. Mungkin juga imbas dari sifat bercanda ku yang sering memanggilnya dengan sebutan burung Nuri.. doi tipe karakter serius, karakter yang SANGAT ku benci.
Sri, si chibi, si mungil, adalah sebutan untuk cewek satu ini. Doi cewek yang akhir2 ini sering ku goda. Dan yang PALING membuatku suka kepadanya adalah senyum polos nya! Setiap—setiap kali melihatnya aku merasa sangat SENANG^^ dan aku tak pernah melewatkan hal tersebut setiap harinya^^
Doi cewek bertubuh lemah yang gampang lelah, dan suka melamun tak jelas. Jangan salahin aku, chibi, kalau sering godain, lagian suruh siapa suka bengong..^_^
Lewat senyumannya itulah ku rasakan getar2 asmara disekujur tubuh ku.. dia kah orangnya??
Ita, si item kerudung, yang lebih suka ku panggil ‘Itai-itai’(sakit, bahasa Jepang., baginya terdengar ‘tai’—dan langsung marah) ini cewek yang paling rajin kirim sms dan miskol. Doi tipe cewek yang bisa dipercaya, dan berasal dari Suroboyo, rek!^^ nggak salah kalau ia aku tunjuk sebagai wakil dari temen2 cewek.
Gina, alias Ginava—ups!! Aku akrab dengannya ketika ada seorang pengunjung sekaligus klien foto ku yang seorang gadis manis, manisnya-tidak akan pernah-habis^^ sumpah!, ternyata bekas teman sekolahnya. Teman tempat aku menitip salam untuk Evi, temannya Gina tersebut^^ nada bicaranya persis cewek yang berasal dari luar Bandung-banget!!^^
Desti, si ‘biang’, cewek yang selalu dan sering berpose ‘menantang’ ini adalah cewek yang juga suka bermesra-mesraan dengan Iman, padahal sudah tahu Iman sudah punya pacar, ini yang sering membuat ku memfoto doi apalagi pas pose2 nantangin darinya. Ehhmm!!*o* nggak salah aku juluki si ‘biang’. Ya biang ‘ehem’, ya biang selingkuh. Usut punya usut, doi mengaku kalau mantan cowok nya persis seperti aku. Eh?? Dari sifat, tingkah laku, sampai wajah?! Edan!! Untung aku nggak jadi jatuh hati padanya, hanya karena doi sering ‘mancing’ lewat pose ‘biang’nya..
Yenny, suka minta foto, tapi selalu komentar, “ah jelek..” padahal bagiku sudah bagus, dengan wajah manisnya itu. Dan doi minta foto sampai doi merasa hasilnya bagus. Dasar, semua cewek, memang yang penuh misteri!
Tati’, clone-nya Wanarti mantan teman SD ku dulu. Gila!! Kupikir dia?! Kurang tahu banyak mengenai doi, selain jadi pasangan Sri jaga stand Nescafe.
Selain yang aku sebut, masih ada beberapa pegawai lainnya yang aku kurang tahu, karena nggak terlalu akrab. Diantaranya si Ijul, alias Ijur-si pemaksa, si aa-yang ku sangka-preman, si Ipoenk, si satpam-rese, mas Hadi-sekuriti, si teteh kerudung, si teteh bawel(yang sempat rebut perihal pesanan pas foto nya), si cewek lucu penjaga tiket masuk^^, siapa lagi ya..??
Ah ya, mbak Yana. Bendahara DS yang suka mengantarkan porsi makan sore, yang dulunya ku pikir mbak2 yang ‘membosankan’, apalagi dulu waktu awal kerja, wajah doi SELALU cemberut, sampai saatnya pembukuan(mbak Evi setor uang pemasukan), eh, wajah doi langsung ceria, senyum(begitu menurut penuturan bang Hol). Untungya sekarang aku nggak memusingkan khal itu, dan mulai menjalin hubungan baik dengannya.
Si mbak judes-tapi-sialan-seksi”_” awalnya ku pikir doi adiknya mbak Yana, dilihat dari kelakuannya yang suka memeluk mbak Yana kapan dan dimana saja. Waduh, jangan2 lesb—ups! SELALU dan SELALU saja memakai kaos dan celana jins yang ketat untuk menutupi tubuh montoknya. Sialan!! Kalau di Jakarta, habis lu, di’mangsa’ orang.. sialan!!

No comments:
Post a Comment